biochemist diana lestari

Selamat datang

Sabtu, 26 Februari 2011

amiloidosis

Adalah suatu penyakit dimana amiloid (protein yang tidak biasa ada dalam tubuh) ditemukan dan terkumpul dalam tubuh. Beberapa bentuk amiloidosis:
1. Amiloidosis primer. Penyebabnya tidak diketahui. Penyakit ini dihubungkan dengan kelainan sel plasma.
2. Amiloidosis sekunder. Amiloidosis terjadi sekunder terhadap penyakit lain seperti tuberkulosis, artritis rematoid, demam Mediterranian familial atau ileitis granulomatosa.
3. Amiloidosis herediter. Mengenai saraf dan organ tertentu. Banyak terjadi pada orang-orang dari Portugal , Swedia, Jepang dan banyak negara lainnya.
Penyebab
Penyebab menumpuknya amiloid dalam tubuh masih belum diketahui. Tapi amiloidosis bisa terjadi sebagai respon dari berbagai penyakit yang menyebabkan peradangan atau infeksi.
Gejala
Penumpukan sejumlah besar amiloid dapat menggganggu fungsi normal berbagai organ. Gejala amiloidosis tergantung pada lokasi dimana protein ini menumpuk. Pada amiloidosis primer, amiloid terkumpul di jantung, paru-paru, kulit, lidah, kelenjar tiroid, usus, hati, ginjal dan pembuluh darah.
Penumpukan ini bisa menyebabkan:
- gagal jantung
- denyut jantung yang tidak teratur
- kesulitan bernafas
- penebalan lidah
- hipoaktivitas kelenjar tiroid
- berkurangnya kemampuan menyerap makanan
- gagal hati
- gagal ginjal
- mudah memar atau perdarahan abnormal lainnya karena efeknya terhadap proses pembekuan darah.
Kelainan fungsi saraf menyebabkan kelemahan dan sensasi yang abnormal. Bisa juga terjadi sindroma terowongan Carpal. Bila mengenai jantung, dapat terjadi kematian karena gagal jantung berat atau denyut jantung yang tidak teratur.
Pada amiloidosis sekunder, amiloid cenderung tertimbun di hati, limpa, ginjal, kelenjar adrenal dan kelenjar getah bening. Hati dan limpa membesar dan teraba berbatas tegas dan kenyal. Organ lain dan pembuluh darah dapat terkena, walaupun jantung jarang sekali terlibat.
Penanganan
Amiloidosis tidak selalu membutuhkan pengobatan. Bila penyebabnya adalah penyakit lain, pengobatan terhadap penyakit tersebut biasanya akan memperlambat atau bahkan menghilangkan amiloidosis. Penumpukan amiloid (tumor amiloid) di bagian tubuh tertentu kadang dapat diangkat melalui pembedahan.
Penderita yang ginjalnya rusak karena amiloidosis bisa menjalani pencangkokan ginjal. Penderita yang memiliki masalah dengan jantung, bisa menjalani pencangkokan jantung. Tetapi organ yang dicangkokkan, nantinya juga akan terkena penumpukan amiloid.

oleh:diana puji lestari

Tidak ada komentar: